
Rabu, 22 April 2026, SMP Negeri 2 Salatiga bersama Kementerian Agama Kota Salatiga menggelar doa bersama dalam rangka memperingati Hari Bumi sebagai bagian dari program kokurikuler GEMA ASRI. Kegiatan ini mengajak siswa merefleksikan nilai-nilai ekoteologis tentang ketahanan pangan, kepedulian terhadap lingkungan, serta tanggung jawab manusia untuk merawat bumi sebagai rumah bersama.
Doa lintas agama dipimpin secara bergantian oleh perwakilan Kementerian Agama Kota Salatiga sesuai agama yang dianut para siswa. Siswa Muslim, Kristen, Katolik, dan Buddha mengikuti doa dengan khidmat dan saling menghormati. Momen ini menjadi gambaran sederhana tentang toleransi yang hidup di lingkungan sekolah, bahwa perbedaan tidak menjadi jarak, melainkan ruang untuk saling memahami dan berjalan bersama menjaga bumi.
Usai doa bersama, siswa melanjutkan kegiatan dengan menanam tanaman sebagai simbol harapan dan kepedulian terhadap lingkungan. Hujan deras yang turun pada siang hari membuat kegiatan yang semula direncanakan berlangsung di kebun akhirnya dipindahkan ke pendopo. Meski rencana berubah, antusiasme siswa tetap terasa. Di tengah suara hujan yang menemani, kegiatan justru menjadi lebih reflektif dan hangat.
Melalui kegiatan ini, siswa belajar bahwa merawat lingkungan bukan hanya tentang menanam atau menjaga tanaman tetap tumbuh. Ada nilai syukur, kepedulian, dan tanggung jawab yang ikut ditanamkan. Dari langkah-langkah kecil seperti inilah, harapan untuk masa depan bumi yang lebih baik perlahan dibangun bersama.





